ILMU, FILSAFAT ILMU, DAN FILSAFAT
Oleh:
Agus Supriyadi
ABSTRAK
Artikel ini bertujuan
menjelaskan konsep ilmu, filsafat ilmu, dan filsafat yang di tinjau dari
berbagai aspek. Analisis yang digunakan adalah kajian pustaka. Hasil pembahasan
menunjukan bahwa ilmu atau ilmu
pengetahuan adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan, dan
meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia
.segi segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu
memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian
ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya. Filsafat ilmu adalah
segenap pemikiran reflektif terhadap persoalan-persoalan mengenai segala hal
yang menyangkut landasan ilmu maupun hubungan ilmu dengan segala segi dari
kehidupan manusia ditinjau dari segi ontologis, metodologis, epistemologis
maupun aksiologisnya sehingga
berdaya guna dalam kehidupan manusia. Filsafat merupakan
kegiatan berpikir tentang segala sesuatu secara kritis, sistematis, rasional,
tertib, konsepsual, koheren, luas, dan komprehensif (mendalam) sehingga
diperoleh hasil yang bijaksana yang mengandung nilai kebenaran normatif.
Kata kunci: ilmu, filsafat ilmu, dan filsafat.
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Pengetahuan manusia terus berkembang mengikuti
perkembangan pemikirannya. Pengetahuan manusia tersebut harus terbingkai dalam
payung-payung pengetahuan yang sistematis agar dapat dimanfaatkan oleh manusia
dengan baik. Filsafat mengelola pengetahuan agar dapat hadir secara sistematis
sehingga dapat dipahami oleh manusia secara umum.(materi filsafat dalam vidio).
Dalam
bidang pendidikan, kehadiran filsafat sangat dibutuhkan untuk memikiran dan
mengatasi berbagai permasalahan yang melingkupi berbagai aspek pendidikan,
mulai pada bahan ajar, strategi, teknik dan metode, peserta didik, pendidik,
dan sebagainya.
Pemahaman yang utuh tentang filsafat dan kaitannya dengan
ilmu yang merupakan aspek utama dalam dunia pendidikan dapat mengatasi
permasalahan tersebut secara mendasar. Kaitan filsafat dan ilmu di dalam
bingkai Filsafat Ilmu dapat menjadi landasan pemikrian dalam penyelesaian
berbagai masalah pendidikan.
Salah
satu cara untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi dosen adalah dengan
memahami konsep ilmu, filsafat ilmu, dan filsafat. Dengan kita memahami ketiga
konsep tersebut mudah-mudahan permasalahan-permasalahan yang sifatnya duniawi,
misalnya Tri Dharma Perguruan Tinggi, maupun permasalahan yang sifatnya
metafisis yang bersifat ghaib mampu diselesaikan dengan cepat dan baik.
Kita semua menyadari bahwa seluruh
aspek dan dimensi kehidupan dapat didasari oleh konsep ilmu, filsafat ilmu, dan
filsafat. Sekarang tinggal permasalahan apa yang dapat diselesaikan dengan
ilmu, filsafat ilmu, atau dengan filsafat.
Permasalahan yang akan dijawab dalam
makalah ini, yaitu: Bagaimanakah konsep ilmu, filsafat ilmu, dan filsafat
dengan tinjauan pustaka? Kemudian, tujuan pembahasan ini adalah memberikan
pemahaman tentang konsep ilmu, filsafat ilmu, dan filsafat. Selain itu, tujuan
pembahasannya ini sebagai
tugas mata kuliah Filsafat Ilmu II dengan
dosen pengampu: (1) Prof. Dr. Endang Koenmariati Trijanto, M.Pd. dan (2) Prof. Dr. Aceng Rahmat, M.Pd. Semoga makalah ini dapat bermanfaat demi pengembangan ilmu
pengetahuan di bidang Filsafat Ilmu dan menjadi bahan diskusi bagi mahasiswa
PPs UNJ Program Pendidikan Bahasa jenjang strata tiga (S-3) Kelas C Tahun Ajaran 2016/2017.
Berlanjut di Bab 2.
Berlanjut di Bab 2.
[1] Aceng Rahmat, dkk. Filsafat Ilmu Lanjutan. (Jakarta:
Prenadamedia Group, 2011). Hal. 170.
[5] Jujun S.
Suriasumantri, Ilmu dalam Perspektif. ( Jakarta, Yayasan Obor Indonesia, 1999). Hal. 2
[6] Van Peursen.Filsafat Sebagai Seni untuk Bertanya. Dikutip
dari buku B. Arief Sidharta. Apakah Filsafat dan Filsafat Ilmu Itu?, (Bandung:
Pustaka Sutra, 2008(. Hal. 7-11.
[7] Sumarna, Cecep.
Filsafat Ilmu dan Perkembangannya di Indonesia. (Jakarta : Bumi Aksara, 2007). Hal.
56
[9] Koento Wibisono,Gagasan Strategic Tentang Kultur Keilmuan
pada Pendidikan Tinggi. Jurnal Filsafat, 1997
[10] Aceng Rahmat, dkk.,Op Cit.,Hal. 109.
[11] Ibid.,Hal. 28.
[12] Woodhouse,
Mark B. Berfilsafat sebuah Langkah Awal. (Yogyakarta: Kanisius, 2000). Hal.
35
[13]
Muslih,
Mohammad. Filsafat Ilmu: Kajian atas
Asumsi Dasar, Paradigma dan Kerangka Teori Ilmu Pengetahuan. (Yogyakarta:
Belukar, 2005). Hal. 13.
[14]
Mudyahardjo,
Redja. Filsafat Ilmu Pendidikan: Suatu
Pengantar. (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2012). H. 7
[15] Aceng Rahmat, dkk.,Op Cit. Hal. 110.
[16] Prawironegoro.,Op Cit., Hal. 15.
[17] Ibid.,Hal. 15
[18]Jujun Suriasumantri, Filsafat Ilmu Sebagai Sebuah Pengantar
Populer. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan, 2009: 105
[19] Pandia, Wisma.
Makalah: Filsafat Ilmu. Sekolah
Tinggi Theologi Injili Philadelphia.
[20] Prawironegoro.,Loc Cit., Hal. 15.
[21] Ibid.,Hal. 15
[22] Aceng Rahmat, dkk.,Op Cit. Hal. 112.
[26] Aceng Rahmat, dkk., Loc Cit. Hal. 112.
[27] Ibid. Hal. 113.
[28] Ibid. Hal. 134.
[29] Darsono Prawironegoro,
Filsafat Ilmu Pendidikan. (Jakarta:
Penerbit Nusantara Consulting, 2010). Hal. 11.
[30]Jujun
Suriasumantri, Op Cit., Hal. 105
[31] Ibid., Hal. 12-13.
[32] Aceng Rahmat., dkk. Op Cit. Hal. 31.
[33] Darsono Prawironegoro.
Loc Cit. Hal. 13.
[35]
Preus, Anthony.
2007.Historical Dictionary of Ancient Greek Philosophy. Lanham,
Maryland, Toronto, Plymouth, (UK: The Scarecrow Press, Inc, 2007).
[36]
Arbi, Sutan
Zanti. Pengantar kepada Filsafat
Pendidikan. (Jakarta: Depdikbud Dikti, 1988). Hal. 2
[38] Darsono Prawironegoro.
Loc Cit. Hal. 12.
[40] Jujun
Suriasumantri, Op Cit., Hal. 132.
[42]
Louis O.
Kattsoff. Pengantar Filsafat.Alih Bahasa Soejono
Soemargono (Yogyakarta: Tiara Wacana Yogya, 2004). IHal. 4-12
[43] Alwasilah, A. Chaedar.
Filsafat Bahasa dan Pendidikan. (Bandung:
PT Remaja Rosdakarya, 2008). Hal. 9
[44]
Phenix, Philip
H. 1964.Realms of Meaning: A Philosophy
of the Curriculum for General Education. (California: Ventura, 1964). Hal.
257.
[45]
Arbi, Sutan
Zanti. Pengantar kepada Filsafat
Pendidikan. (Jakarta: Depdikbud Dikti, 1988). Hal. 2.
[47]
Yunus,
A. 1999.Filsafat Pendidikan. (Bandung:
CV Citra Sarana Grafika, 1999). Hal. 4
[48]
Abdullah, M.
Amin. Falsafah Kalam di Era Posmodernisme.
(Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1995).
[49] Syadali, Ahmad dan
Mudzakir., Loc Cit. Hal. 12.
[52]
Woodhouse,
Mark B. 2000. Berfilsafat sebuah Langkah
Awal. (Yogyakarta: Kanisius, 2000).
Hal. 37.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar