Agus Supriyadi
B. Definisi
Filsafat Ilmu Menurut Para Ahli
Menurut Djamaris,
filsafat ilmu adalah bagian dari filsafat pengetahuan yang secara spesifik
mengkaji hakikat ilmu atau pengetahuan ilmiah. Ilmu merupakan cabang dari
pengetahuan. Ilmu atau ilmu pengetahuan ilmiah dalam bahasa Inggris science,
dalam bahasa Yunani episteme. Filsafat ilmu menurut Mohar seperti
yang di kutip oleh Andi Hakim Nasoetion (1999:27) adalah suatu usaha akal
manusia yang teratur dan taat asas menuju penemuan keterangan tentang
pengetahuan yang benar. Sasaran filsafat ilmu adalah mengadakan penataan dan
pengetahuan atas dasar asas-asas yang dapat menerangkan terjadinya ilmu
pengetahuan.[10]
Bronowsky dalam
Semiawan mengungkapkan bahwa manusia adalah unuk bukan karena dia menguasai
ilmu atau seni, tetapi karena ilmu dan seni adalah ekspresi dari kelenturan
otaknya dan manusia adalah spesies-spesific.[11]
Sementara filsafat
ilmu menurut Woodhouse[12]
adalah merupakan studi tentang metode, asumsi, dan batas-batas ilmu
pengetahuan. Sama halnya yang dikemukakan oleh Muslih[13]
bahwa filsafat ilmu sebagai cabang ilmu filsafat yang membicarakan objek
khusus, yaitu ilmu pengetahuan, dan sudah tentu sama memiliki sifat dan
karakteristik yang hampir sama dengan filsafat pada umumnya. Filsafat ilmu
dalam hal ini objeknya cukup luas mulai dari pengetahuan (knowledge),
ilmu (science), baik natural science maupun social science, ilmu
humanisties, kebahasaan, dan keagamaan.
Pendapat
lain tentang filsafat ilmu dikemukakan Lenzen (1962) dibatasi pada
masalah-masalah: (1) struktur ilmu, yang meliputi metode dan bentuk pengetahuan
ilmiah; dan (2) kegunaan ilmu bagi kepentingan praktis dan pengetahuan tentang
kenyataan. Hal ini senada dengan pendapat Mudyahardjo bahwa objek filsafat ilmu
berkaitan denga empat hal, yaitu (1) ontologi ilmu, yang membahas tentang
hakikat substansi dan pola organisasi ilmu tertentu; (2) epistemologi ilmu,
yang membahas tentang hakikat objek formal dan material ilmu tertentu; (3)
metodologi ilmu, yang membahas tentang hakikat cara-cara kerja dalam menyusun
ilmu tertentu; dan (4) aksiologi ilmu, yang membahas tentang hakikat nilai
kegunaan teoretis dan praktis suatu ilmu.[14]
DAFTAR
PUSTAKA
Alwasilah, A. Chaedar. 2008. Filsafat Bahasa dan Pendidikan.Bandung:
PT Remaja Rosdakarya.
Adib,
Mohammad. 2010. Filsafat Ilmu;Ontologi,Epistemologi,
Aksiologi, dan Logika Ilmu Pengetahuan.
Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Arbi, Sutan Zanti. 1988. Pengantar kepada Filsafat Pendidikan. Jakarta: Depdikbud Dikti.
Asy’ari. 1999. Filsafat Islam Sunnah Nabi dalam Berpikir. Yogyakarta: LESFI.
Abdullah, M. Amin. 1995. Falsafah Kalam di Era Posmodernisme. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Beck. Lewis White. 1952. Philosophy Inquiry: an Introduction to Philosophy of Science. New
York: Prentice Hall.
J Bronowski,
J. 1973. The Ascent of Man.
London: Science Horizons Inc.
Benjamin, A. Cornalis. 1975. Science, Philosophy of dalam Dagabert D. R.
Runer. Totowa: Dictionary of Philosophy.
Calhoun,
C. 2002. Dictionary of the Social Science.
Oxford: Oxford University Press.
Drummond,
Henry. The Ascent of Man. London: Cambridge.
Francis
P. & Dinnen, S.J. 1996. An
Introduction to General Linguistic.New York: Holt, Rinehart and Winston,
INC.
John Losee. 2000. A Historical
Introduction to the Philosophy of Science, Fourth edition. London: Oxford University
Press.
Kattsoff, Louis O. 2004. Pengantar Filsafat. Alih Bahasa oleh Soejono Soemargono.
Yogyakarta: Tiara Wacana Yogya.
Lenzen, Viktor F. 1962. Philosophy of Science, Living School of Philosophy. New Jersey:
Littlefield, Adams & Co.
Mudyahardjo, Redja. 2012. Filsafat Ilmu Pendidikan: Suatu Pengantar. Bandung:
PT Remaja Rosdakarya.
Muhadjir,
Noeng. 2011. Filsafat Ilmu. Yogyakarta: Rake Sarasin.
Muslih, Mohammad. 2005. Filsafat Ilmu: Kajian atas Asumsi Dasar, Paradigma dan Kerangka Teori
Ilmu Pengetahuan. Yogyakarta: Belukar.
Phenix, Philip H. 1964.Realms of Meaning: A Philosophy of the Curriculum for General
Education. California: Ventura.
Preus, Anthony. 2007.Historical Dictionary
of Ancient Greek Philosophy. Lanham, Maryland, Toronto, Plymouth, UK: The
Scarecrow Press, Inc.
Prawironegoro,
Darsono. 2010. Filsafat Ilmu Pendidikan. Jakarta:
Penerbit Nusantara Consulting.
Qadir, C.A. 1988. Ilmu Pengetahuan dan Metodenya.Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Rahmat, Aceng, dkk. Filsafat Ilmu Lanjutan. Jakarta:
Prenadamedia Group.
Riyanto,
Waryani Fajar. 2011. Filsafat Ilmu Topik-topik Estimologi. Yogyakarta:
Integrasi Interrkoneksi Press.
Rohman,
Arif dkk.2011. Mengenal Epistimologi dan Logika Pendidikan.Yogyakarta :
Pustaka Pelajar.
Setjoatmodjo, Pranjoto. 1988. Filsafat Ilmu Pendidikan. Jakarta:
Depdikbud Dikti.
Sumardi, Edi (Editor). 2015. Aids Bisa Disembuhkan, ini Obat Terbaru yang
Ditemukan. tribunnews.com. Diakses Tanggal 10 September 2015.
Surajiyo.
2007. Ilmu Filsafat: Suatu Pengantar. Jakarta: Bumi Aksara.
Suriasumantri, Jujun S. 2001.Filsafat Ilmu: Sebuah Pengantar Popular. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan ,
2001.
-------------------.
2010. Filsafat Ilmu Sebuah Pengantar Populer. Jakarta : Pustaka Sinar Harapan.
-------------------. 1986. Ilmu dalam Perspektif Moral, Sosial, dan Politik.
Jakarta: PT Gramedia.
Syadali, Ahmad dan Mudzakir. 1997.Filsafat Umum.
Bandung: Pustaka Setia.
------------------. 2004. Filsafat Umum. Bandung: CV Pustaka
Setia.
The
Liang Gie. 2012. Pengantar Ilmu Filsafat. Yogyakarta: Libert.
Verhaak, C. dan R. Haryono Imam. 1995. Filsafat Ilmu Pengetahuan. Jakarta: PT
Gramedia Pustaka Utama.
Wibowo, Pandu (Sekjen CIDES UIN Jakarta)
.2015.Pelegalan Prostitusi dan
Sertifikasi PSK: Dekadensi Moral Sang Gubernur Ibu Kota. kompasiana.com.
Diakses Tanggal 10 September 2015.
Woodhouse, Mark B. 2000. Berfilsafat sebuah Langkah Awal. Yogyakarta: Kanisius.
Yunus, A. 1999.Filsafat Pendidikan. Bandung: CV Citra Sarana Grafika.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar